Tugas Mandiri (seven layers OSI) Protocol
NIM : 17200678
KELAS : 17.3G.11
NAMA : Dhiya
Khoirunnisa
TUGAS JARINGAN KOMPUTER
Pertemuan 11
1. Jelaskan Fungsi-Fungsi dari Protokol :
ICMP
a) ICMP
ICMP adalah sebuah kependekan dari apa yang kita kenal dengan nama Internet Control Message Protocol. Dari namanya, maka sudah bisa kita ketahui bahwa ICMP ini merupakan salah satu protocol jaringan yang digunakan di dalam jaringan internet, disamping protocol – protocol lainnya, seperti TCP/IP. ICMP ini seringkali dikenal sebagai salah satu protocol inti pada keluarga protocol internet, jadi hal ini membuat ICMP memiliki peran dan fungsi yang penting di dalam sebuah jaringan internet.
Fungsi protocol ICMP :
1. Membantu control
procedure atau prosedur pengaturan pada sebuah jaringan
Control procedure atau prosedur pengontrolan juga merupakan tugas dan fungsi utama dari protocol ICMP ini. ICMP bertugas untuk mengatur dan mengontrol segala macam bentuk pengaturan pada sebuah jaringan kompter. Dengan adanya ICMP ini, maka setiap jaringan komputer dapat berjalan sesuai dengan prosedur juga ketentuan yang ada, sehingga tidak mengalami melenceng atau kesalahan dalam proses transmisi jaringan tersebut.
2. Membantu proses error handling / melaporkan apabila terjadi error pada sebuah jaringan
Error merupakan salah satu gejala yang paling mungkin terjadi di dalam sebuah jaringan komputer. Error biasanya terjadi ketika pesan dan juga request tidak dapat tersampaikan ke host, ataupun koneksi terputus atau kehilangan koneksi dalam proses transmisi data di dalam jaringan komputer.
3. Menyediakan
pengendalian error dan pengendalian arus pada network layer atau lapisan
jaringan
Pengendalian error atau error handling sudah dibahas pada poin sebelumnya. Akan tetapi, selain melakukan pengendalian error atau error handling ini, ICMP juga memiliki tugas juga fungsi lainnya, yaitu melakukan pengenalian terhadap arus informasi yang ditransmisikan pada network layer atau lapisan jaringan.
4. Mendeteksi terjadinya
error pada jaringan, seperti connection lost, kemacetan jaringan dan sebagainya
Tugas pendeteksian dan juga
pelaporan akan terjadinya error juga merupakan tugas dan fungsi utama dari ICMP
ini. ICMP merupakan protocol yang memilki peran penting ketika terjadi error
pada sebuah jaringan atau network. Ketika ICMP mendeteksi terjadinya error,
biasanya router atau perangkat keras jaringan lainnya akan memberikan tanda
kepada ICMP, misalnya host tidak dapat dijangkau, atau koneksi terputus.
POP3
POP3 adalah sebuah protocol internet atau jaringan yang digunakan untuk mengambil surat elektronik atau email dari server email ke dalam device atau client email yang anda miliki.
Fungsi Protocol POP3 :
Fungsi utama dari POP3 ini adalah untuk menyimpan sementara email yang terkirim di dalam sebuah email server, dan kemudian meneruskannya ke dalam email client, dimana baru akan terespon ketika email tersebut sudah dibuka oleh user yang berhak (dalam hal ni adalah mereka yang memegang username dan juga password dari alamat email).
POP3 adalah protocol email yang digunakan pada berbagai
macam email client, mulai dari aplikasi email pada desktop, seperti Microsoft
outlook, hingga aplikasi email pada smartphone, misalnya Gmail, Ymail, dan
sebagainya.
Dengan adanya protocol POP3 pada email client ini, maka setiap surat atau email yang sudah terttampung ke dalam email server akan dimunculkan di dalam email client dan akan dibuka ketika user memiliki hak akses atas surat atau email tersebut.
SMTP
c) SMTP
Simple Mail Transfer Protocol atau SMTP adalah suatu protokol untuk berkomunikasi dengan server guna mengirimkan email dari lokal email ke server, sebelum akhirnya dikirimkan ke server email penerima. Proses ini dikontrol dengan Mail Transfer Agent (MTA) yang ada dalam server email Anda.
Fungsi Protocol SMTP :
1. Membantu proses pengiriman surat
elektronik menjadi lebih mudah dan cepat.
2. Kerahasiaan pribadi lebih terjaga.
3. Terdapat banyak vendor yang sudah
menyediakan layanan email bagi para user.
4. Mempermudah Anda dalam sistem komunikasi,
terutama bagi Anda yang berada di lokasi jauh seperti di luar pulau atau luar
negeri.
5. Bisa dilakukan kapan dan dimana saja.
6. Tidak membutuhkan biaya yang mahal karena
tidak membutuhkan perangko.
7. Hemat tenaga bagi penggunanya.
FTP
d)
FTP
File transfer protocol (FTP) merupakan protokol yang bertugas untuk menjembatani pertukaran informasi di dalam suatu komputer. Jika kamu mengunduh dan mengunggah file, maka semua aktivitas tersebut dapat dilakukan dengan adanya bantuan FTP.
Dua hal penting dalam FTP adalah FTP server dan FTP client. FTP server adalah server yang menjalankan software dengan fungsi memberikan layanan tukar menukar file yang selalu siap apabila ada permintaan dari FTP client.
Fungsi Protocol FTP
Beberapa
fungsi yang dimiliki FTP adalah bisa didapatkan melalui FTP client berbentuk
sebuah aplikasi yang banyak beredar di internet, FTP client adalah aplikasi
yang salah satunya fungsinya bisa digunakan untuk melakukan remote FTP. Selain
lengkap, aplikasi ini juga dapat digunakan dalam berbagai macam sistem operasi.
Berikut
beberapa fungsi kelebihan pada FTP
1.
Kita dapat melakukan pertukaran file antar komputer dengan mudah, walaupun file
tersebut memiliki ukuran yang besar.
2.
Bagi pemilik website, dengan adanya FTP, mereka dapat melakukan backup website
mereka dengan mudah.
3.
Kita dapat melakukan indirect maupun implicit remote computer.
4.
FTP menyediakan transfer data yang reliabel dan efisien, karena setiap pengguna
tidak memerlukan tahapan-tahapan yang rumit untuk memperoleh suatu file atau
mentransfer suatu file.
5.
FTP memfasilitasi tiap pengguna untuk melakukan transfer data secara dua arah.
Artinya, jika FTP digunakan dalam sebuah perusahaan, maka setiap pemimpin
perusahaan mampu mengirimkan file kepada karyawannya dan sebaliknya, dengan
menggunakan server yang sama.
6.
Progress perpindahan data tidak akan hilang walaupun sambungan terputus.
7.
Transer data/file dapat dilakukan dengan mudah dan terorganisir.
ARP
e) ARP
Protokol ARP atau Address Resolution Protocol merupakan sebuah protokol yang bertanggung jawab mencari tahu Mac Address atau alamat hardware dari suatu Host yang tergabung dalam sebuah jaringan LAN dengan memanfaatkan atau berdasarkan IP Address yang terkonfigurasi pada Host yang bersangkutan.
Fungsi
Protocol ARP :
1. Peran protokol ARP ini sangat penting dalam
jaringan, terutama mengenai komunikasi data yang terjadi dalam jaringan. Setiap
host yang tergabung atau terhubung dalam sebuah jaringan LAN saling
berkomunikasi menggunakan alamat fisik (Mac Address) dan tidak menggunakan
alamat logis (IP Address).
2. Dikatakan pada poin nomor satu, bahwa setiap Host berkomunikasi menggunakan alamat fisik (Mac Address). Jadi, mau tidak mau setiap sebuah Host yang ingin berkomunikasi dengan Host lain harus mengetahui Mac Address yang dimiliki oleh Host tujuannya tersebut.
3. Lalu bagaimana sebuah Host bisa mendapatkan informasi mengenai Mac Address dari Host tujuannya? Jawabannya adalah pada tahapan transfer data. Sebelum sebuah data diberikan Mac address, terlebih dahulu data tersebut diberi alamat logis berupa IP Address. IP address yang ditambahkan ini merupakan IP address dari Host pengirim dan Host penerima.
4.
Baru kemudian menentukan alamat fisik atau Mac Address dari Host tujuan. Nah,
apabila belum diketahui alamat fisiknya, mau tidak mau harus dicari terlebih
dahulu. Disinilah peran protokol ARP, dengan memanfaatkan informasi IP address
Host tujuan yang ada, maka Host pengirim melakukan pencarian dengan menugaskan
Protokol ARP.
2. Berikan Penjelasan Mengenai kelebihan dan Kekurangan Ipv4 dan Ipv6?
a)
Ipv4
Internet Protokol versi 4
Kelebihan :
1. Tidak mensyaratkan ukuran paket pada link layer dan
harus bisa menyusun kembali paket berukuran 576 byte.
2. Pengelolaan rute informasi yang tidak memerlukan
seluruh 32 bit tersebut, melainkan cukup hanya bagian jaringannya saja,
sehingga besar informasi rute yang disimpan di router, menjadi kecil. Setelah
address jaringan diperoleh, maka organisasi tersebut dapat secara bebas
memberikan address bagian host pada masing-masing hostnya.
Kekurangan :
1. Panjang alamat 32 bit (4bytes).
2. Dikonfigurasi secara manual atau DHCP IPv4.
3. Dukungan terhadap IPSec opsional.
4. Fragmentasi dilakukan oleh pengirim dan pada
router, menurunkan kinerja router.
5. IPv4 yang hanya memiliki panjang 32-bit (jumlah
total alamat yang dapat dicapainya mencapai 4,294,967,296 alamat). IPv4,
meskipun total alamatnya mencapai 4 miliar, pada kenyataannya tidak sampai 4
miliar alamat, karena ada beberapa limitasi, sehingga implementasinya saat ini
hanya mencapai beberapa ratus juta saja.
b)
Ipv6
Internet Protokol versi 6
Kelebihan :
1. Format header baru. Header baru IPv6 lebih efisien
daripada header pada IPv4 (karena memiliki overhead yang lebih kecil). Hal ini
diperoleh dengan menghilangkan beberapa bagian yang tidak penting atau
opsional.
2. Jumlah alamat yang jauh lebih besar. Dengan spesifikasi
bit untuk alamat standar sebanyak 128-bit memiliki arti IPv6 akan mampu
menyediakan 2128 kemungkinan alamat unik. Walaupun tidak semuanya akan
dialokasikan namun sudah cukup untuk keperluan masa mendatang sehingga
teknologi semacam NAT pada IPv4 sudah tidak perlu lagi digunakan.
3. Infrastruktur routing dan addressing yang efisien
dan hirarkis. Arsitektur pengalamatan IPv6 yang hirarkis membuat infrastruktur
routing menjadi efisien dan hirarkis juga. Adanya konsep skup juga memudahkan
dalam manajemen pengalamatan untuk berbagai mode teknologi transmisi.
5. Keamanan yang sudah menjadi standar built-in.Jika pada
IPv4 fitur IPsec hanya bersifat opsional maka pada IPv6 fitur IPsec ini menjadi
spesifikasi standar. Paket IPv6 sudah bisa secara langsung diamankan pada layer
network.
6. Dukungan
yang lebih bagus untuk QoS. Adanya bagian (field) baru pada header IPv6
untuk mengidentifikasi trafik (Flow Label) dan Traffic Class untuk prioritas
trafik membuat QoS yang lebih terjamin bisa diperoleh, bahkan ketika payload
dari paket terenkripsi dengan IPSec dan ESP.
7. Berbagai protokol baru untuk keperluan interaksi
antar node. Adanya protokol baru misalnya Network Discovery dengan komunikasi
multicast dan unicast yang efisien bisa menggantikan komunikasi broadcast ARP
untuk menemukan neighbor dalam jaringan.
8. Ekstensibilitas. Di masa depan IPv6 dapat
dikembangkan lagi fitur-fiturnya dengan menambahkanya pada extension head.
Kekurangan :
1. Operasi IPv6 membutuhkan perubahan perangkat (keras
dan/atau lunak) yang baru yang mendukungnya.
done
BalasHapus